• Kami adalah perusahaan Printer ID Card, Printer Kartu dan Cetak ID Card, yang berlokasi di Sidoarjo - Jawa Timur.

    Distributor Toko dan Dealer yang Menjual Harga Murah Printer Kartu & Printer ID Card & Cetak ID Card : Matica Espresso, Printer E-KTP, HITI CS200e, Datacard SD360,Fargo DTC1250e, Datacard SD260, Zebra GC420t, Evolis Badgy, Fargo DTC4500e, Symbol DS9208, Kartu Pasien, Zebra GT820, Fargo DTC1250e

    Promo : Fargo DTC4500e, Fargo DTC1250e, Matica Espresso

Teknologi Modul RFID

Teknologi Modul RFID atau Radio Frequency Identification adalah merupakan suatu teknik identifikasi obyek yang dilakukan dengan menggunakan pancaran gelombang radio. Modul RFID akan memancarkan frekwensi ke kartu ataupun gantungan kunci (key chain) yang dalam hal ini berfungsi sebagai transponder. Frekwensi tersebut akan menimbulkan radiasi energi yang diubah menjadi sumber daya listrik yang akan memberikan tegangan pada rangkaian pemancar pada bagian transponder untuk memancarkan kembali identifikasinya ke Modul RFID.

modul rfid

Gambar 1 Teknik Modul RFID

Teknik di atas adalah teknik Modul RFID yang digunakan pada Passive Tag di mana tag / transponder harus menerima radiasi sinyal untuk membangkitkan sumber tegangan. Pancaran data dari unit transponder tersebut akan membuat Modul RFID mengenali transponder mana yang berada di dekat modul. Transponder ini dapat berupa kartu, gantungan kunci ataupun tag-tag jenis lainnya. Pada transponder jenis lama yang menggunakan frekwensi 125 KHz dan hanya bersifat Read Only. Transponder yang terbaru dengan frekwensi 13.56 MHz memiliki kemampuan baca tulis atau R/W dan memori sehingga modul juga dapat menuliskan data ke dalam kartu atau tag.

Ada berbagai macam Modul RFID R/W yang dapat dikategorikan berdasarkan:

  1. Tegangan kerja
    • 2.5 – 3.6V yaitu Modul CR-022 dan CR028
    • 5V yaitu Modul CR-013 dan CR-082
  2. Protokol 
    • ISO 14443A yaitu Modul CR-013A dan CR-802A
    • ISO 14443A/B yaitu Modul CR-013B
    • ISO 14443A/B/15963 yaitu Modul CR-013F dan CR-802B

Semua jenis modul RFID tersebut memiliki hubungan dengan mikrokontroler atau PC yang sama seperti pada gambar dibawah ini:

sistem kontroller rfid

 

Gambar 2 Sistem Minimum Mikrokontroler atau PC dengan Hubungan Modul RFID

Modul-modul RFID ini memiliki antarmuka UART yang digunakan untuk mengirimkan informasi ID ke Sistem Mikrokontroler ataupun PC. Selain itu PC atau Mikrokontroler juga dapat mengirimkan perintah-perintah pada Modul RFID.

Lebih detail mengenai konfigurasi I/O dari modul-modul ini dapat dipelajari dari user manual dari masing-masing modul di PrinterKartu.Com

Protokol Data
Informasi dari Modul RFID ataupun perintah yang harus dikirimkan oleh PC / Mikrokontroler ke Modul RFID dikemas dalam protokol-protokol data sebagai berikut. Berikut ini adalah protokol data yang digunakan untuk berkomunikasi antara reader dengan PC / Master (mikrokontroler).

Tabel 1 Protokol Data Dari Master / PC ke Reader pada Modul RFID

Panjang data(byte) Keterangan
Header 2 Selalu fix 0AAh, 0BBh
Panjang 2 Panjang data dari node id hingga checksum (checksum termasuk). Panjang data ini terdiri dari 2 byte dengan low byte terlebih dahulu
Node ID 2 Alamat tujuan, low byte terlebih dahulu. Untuk broadcast ke seluruh reader gunakan 00 00
Fungsi 2 Byte pengatur fungsi dari perintah. Low byte terlebih dahulu. (Pelajari Tabel 3)
Data 00 – 0D0h Isi data tergantung perintah
Checksum 1 XOR semua data mulai dari node id

 

Tabel 2 Protokol data dari Reader ke PC / Master pada Modul RFID

Panjang data(byte) Keterangan
Header 2 Selalu fix 0AAh, 0BBh
Panjang 2 Panjang data dari node id hingga checksum (checksum termasuk). Panjang data ini terdiri dari 2 byte dengan low byte terlebih dahulu
Node ID 2 Alamat tujuan, low byte terlebih dahulu. Untuk broadcast ke seluruh reader gunakan 00 00
Fungsi 2 Byte pengatur fungsi dari perintah. Low byte terlebih dahulu. (Pelajari Tabel 3)
Data 00 – 0D0h Isi data tergantung perintah
Checksum 1 XOR semua data mulai dari node id

 

Tabel 3 Daftar Perintah Modul RFID

Bentuk data (2 byte dengan high byte dahulu) Keterangan
01 01 Set baudrate
01 04 Baca Device
01 06 Set Buzzer Beep
01 07 Set warna LED
01 0C Set antenna status
02 01 Request tipe kartu
02 02 Mifare anti collision
02 03 Pilih kartu
02 04 Mifare Halt
02 06 Mifare autentikasi 1
02 07 Mifare autentikasi 2
02 08 Mifare Read
02 09 Mifare Write
02 12 Mifare Ultralight Anti collision
02 13 Mifare Ultralight Write
02 16 Key store RC500 EEPROM

 Deskripsi Perintah Modul RFID

1. Set Baudrate pada Modul RFID

Mengatur baudrate komunikasi data serial antara reader dengan PC / Master dengan format sebagai berikut :

0 = 4800

1 = 9600

2 = 14400

3 = 19200

4 = 28800

5 = 38400

6 = 57600

7 = 115200

Contoh untuk set baudrate 19200 adalah AA BB 06 00 00 00 01 01 03 03 dan balasannya adalah AA BB 06 00 xx xx 01 01 00 XOR

2. Baca Device pada Modul RFID

Fungsinya adalah membaca versi device. Perintah AA BB 05 00 00 00 04 01 05 dan balasannya adalah AA BB 15 00 11 12 04 01 00 43 52 38 30 32 4C 52 2D 49 30 37 30 34 31 36 53 di mana versi device adalah CR802 LR-107416S (perhatikan byte 9 hingga akhir)

3. Set Buzzer Beep pada Modul RFID

Berfungsi untuk mengatur panjang beep buzzer dengan durasi per 10 mS. Contoh untuk mengatur nyala buzzer 1000mS atau 1 detik maka protokol data adalah AA BB 06 00 00 00 06 01 64 63 dan respon adalah AA BB 06 00 xx xx 06 01 00 XOR.

4. Set LED Color pada Modul RFID

Berfungsi untuk mengatur nyala LED

0 = LED OFF

1 = LED merah ON, LED hijau OFF

2 = LED hijau ON, LED merah OFF

3 = LED merah dan hijau ON

Contoh untuk menyalakan kedua LED adalah AA BB 06 00 00 00 07 01 03 05 dan balasannya adalah AA BB 06 00 xx xx 07 01 00 XOR

5. Set Antenna Status pada Modul RFID

Berfungsi untuk mengatur status antenna di mana 0 = close filed dan 1 = open filed.

6. Request tipe kartu pada Modul RFID

Fungsinya untuk memeriksa tipe kartu. Terdapat dua macam request code yaitu:

- 052h adalah request semua kartu

- 026h adalah request kartu yang idle

Informasi balasannya adalah sebagai berikut:

AA BB 08 00 52 51 01 02 00 04 00 04 untuk kartu Mifare 1

4400h = Ultra light

0400h = Mifare 1 (S50)

0200h = Mifare 1 (S70)

4403h = Mifare Desfire

0800h = Mifare pro

0403h = Mifare Prox

7. Mifare anti collision pada Modul RFID

Bagian ini berfungsi untuk meminta serial number dari kartu, sebelum bagian ini diproses terlebih dahulu tipe kartu harus diketahui dengan perintah request kartu. Contoh untuk meminta serial number dari Mifar 1 (S50) adalah sebagai berikut AA BB 06 00 00 00 02 02 04 04 dan balasannya adalah AA BB 0A 00 11 12 02 02 00 7C E9 22 7A CE apabila serial number kartu adalah 7C E9 22 7A.

8. Pilih Kartu pada Modul RFID

Bagian ini dilakukan saat serial number diperoleh dengan mengirimkan serial number tersebut ke kartu sebelum proses lebih lanjut dilakukan. Proses pengiriman serial number tersebut menandakan bahwa kartu tersebut telah dipilih oleh reader. Contoh pengiriman adalah sbb:
AA BB 09 00 00 00 03 02 7C E9 22 7A B6 apabila serial number kartu adalah 7C E9 22 7A dan balasannya adalah AA BB 07 00 xx xx 03 02 00 08 XOR saat proses pilih kartu berhasil .

 

9. Mifare Halt pada Modul RFID
Fungsi dari bagian ini adalah untuk membatalkan akses lebih lanjut terhadap kartu. Perintahnya adalah sbb: AA BB 05 00 00 00 04 02 06 dan balasannya AA BB 06 00 xx xx 04 02 00 05

 

10. Mifare Autentikasi 1 pada Modul RFID
Berfungsi untuk autentikasi kartu dengan key tersimpan di EEPROM RC500

11. Mifare Autentikasi 2 pada Modul RFID
Berfungsi untuk autentikasi kartu sebelum kartu diproses lebih lanjut (Baca / Tulis).  Proses ini dilakukan setelah kartu dipilih

Contoh: AA BB 00 00 00 07 02 [Aut Mode] [Block] FF FF FF FF FF FF XOR
Aut Mode: 60h untuk Key A dan 61h untuk Key B
Contoh autentikasi untuk Key A pada blok 4

AA BB 00 00 00 07 02 60 04 FF FF FF FF FF FF 61 dan balasannya adalah AA BB 06 00 xx xx 07 02 00 XOR

 

12. Mifare Read pada Modul RFID
Bagian ini berfungsi untuk membaca blok dari kartu dan hanya dapat dilakukan setelah proses Mifare Autentikasi 2 dilakukan.

Contoh: AA BB 06 00 00 00 08 02 04 0E untuk membaca Blok 4 dan balasannya adalah AA BB 16 00 xx xx 08 02 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 12 34 56 78 01 di mana byte ke 10 hingga terakhir (sebelum XOR) adalah data yang tersimpan di blok 4.

 

13. Mifare Write pada Modul RFID
Sama halnya dengan Mifare Read, bagian ini hanya dapat dilakukan setelah proses Mifare Autentikasi 2 dilakukan
Contoh: AA BB 16 00 00 00 09 02 04 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 00 12 34 56 78 07 dan balasannya adalah AA BB 06 00 xx xx 09 02 00 XOR

14. Mifare Ultralight Anti Collision pada Modul RFID
Berfungsi untuk meminta serial number pada kartu mifare ultralight

Contoh: AA BB 05 00 00 00 12 02 10 dan balasannya adalah AA BB 0D 00 xx xx 12 02 00 04 1F AE 11 14 7A 00 D9 untuk serial number 04 1F AE 11 14 7A 00

 

15. Mifare Ultralight Write pada Modul RFID
Berfungsi untuk menulis ke kartu Mifare Ultralight

Contoh: AA BB 0A 00 00 00 13 02 04 88 88 88 88 15 dan balasannya adalah AA BB 06 00 xx xx 13 02 00 XOR

 

16. Key Store RC500 EEPROM pada Modul RFID
Contoh: AA BB 0D 00 00 00 16 02 60 01 FF FF FF FF FF FF 75 yang berfungsi untuk menuliskan data FF FF FF FF FF FF di blok 1 dan balasannya adalah AA BB 06 00 xx xx 16 02 00 XOR.

 

Sekian dulu penjelasan tentang Modul RFID yang terdapat pada Kartu Mifare. Untuk informasi lebih detail bisa berkunjung ke website kami di PrinterKartu.Com atau bisa langsung kontak CS kami tentang apa itu Modul RFID.

Product Category: Artikel, Tutorial
 

Review this Product

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Printer Kartu DISKON GEDE
banner kanan lebaran